Anak KKT-144 UNSRAT MEMBANTU APARAT PEMERINTAH DESA KIAWA 2 TIMUR DALAM MELAKSANAKAN POSYANDU

30 October 2025 | Administrator

Anak KKT-144 UNSRAT MEMBANTU APARAT PEMERINTAH DESA KIAWA 2 TIMUR DALAM MELAKSANAKAN POSYANDU

Dalam rangka menjalankan program kerja Kuliah Kerja Terpadu (KKT) ke-144 Universitas Sam Ratulangi (UNSRAT), para mahasiswa yang ditempatkan di Desa Kiawa 2 Timur, Kecamatan Kawangkoan Utara, turut berpartisipasi aktif dalam kegiatan Pos Pelayanan Terpadu (Posyandu) yang dilaksanakan oleh pemerintah desa bersama kader kesehatan setempat.

Kegiatan Posyandu ini dilaksanakan di Balai Desa Kiawa 2 Timur pada hari Selasa, 29 Oktober 2025, dan dihadiri oleh perangkat desa, petugas puskesmas, serta masyarakat khususnya ibu dan balita.

Para mahasiswa KKT-144 UNSRAT berperan dalam membantu pelaksanaan kegiatan mulai dari pendaftaran peserta, penimbangan berat badan balita, pengukuran tinggi badan, pencatatan hasil pemeriksaan, hingga membantu kader Posyandu dalam pembagian makanan tambahan bagi anak-anak dan ibu hamil.

Selain itu, mahasiswa juga membantu dalam penyuluhan kesehatan tentang pentingnya menjaga pola makan seimbang dan menjaga kebersihan lingkungan untuk mencegah penyakit menular.

Kepala Desa Kiawa 2 Timur menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada para mahasiswa UNSRAT atas keterlibatan aktif mereka dalam kegiatan Posyandu.

�Kami sangat berterima kasih atas bantuan dari adik-adik KKT UNSRAT. Kehadiran mereka memberikan semangat baru bagi masyarakat dan membantu kami dalam pelayanan kesehatan di tingkat desa,� ujar Kepala Desa.

Sementara itu, Koordinator Mahasiswa KKT-144 Desa Kiawa 2 Timur menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari program kerja bidang kesehatan masyarakat, yang bertujuan untuk meningkatkan kesadaran warga akan pentingnya pelayanan kesehatan dasar.

�Kami berharap kegiatan seperti ini dapat mempererat hubungan antara mahasiswa dan masyarakat, serta memberikan manfaat nyata bagi warga desa,� tuturnya.

Dengan adanya kolaborasi antara mahasiswa KKT UNSRAT, pemerintah desa, dan kader Posyandu, kegiatan berjalan dengan lancar dan mendapat sambutan positif dari masyarakat. Kegiatan ini menjadi wujud nyata sinergi antara dunia pendidikan dan masyarakat dalam membangun kesehatan di tingkat desa.